Blinking Cute Box Panda Siti Nurazizah Documents: December 2014 Blinking Cute Box Panda

Monday, 8 December 2014

FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT PENINGKATAN KUALITAS MUTU SEKOLAH (KELEMAHAN DAN TANTANGAN)



Faktor-faktor Penghambat Peningkatan Kualitas Mutu Sekolah (Kelemahan dan Tantangan)

Faktor penghambat (kelemahan dan tantangan) kepala sekolah profesional untuk meningkatkan kualitas pendidikan mencakup sistem politik yang kurang stabil, rendahnya sikap mental, wawasan kepala sekolah yang masih sempit, pengangkatan kepala sekolah yang belum transparan, kurangnya sarana dan prasarana, lulusan yang kurang mampu berkompetisi, rendahnya kepercayaan masyarakat, birokrasi serta rendahnya produktivitas kerja.

SAJAK BAHASA SUNDA

URANG JEUNG WAYANG

Sunday, 7 December 2014

JADWAL UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2014/2015


YAYASAN PENDIDIKAN HARAPAN BANGSA
MADRSAH TSANAWIYAH KARYAMUKTI

Friday, 5 December 2014

PENTINGNYA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI



PENTINGNYA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI



Pendidikan adalah merupakan aset penting bagi kemajuan sebuah bangsa, oleh karena itu setiap warga Negara harus dan wajib mengikuti jenjang pendidikan, baik jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah maupun tinggi. Dalam bidang pendidikan seorang anak dari lahir memerlukan pelayanan yang tepat dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan disertai dengan Pemahaman mengenai karakteristik anak sesuai pertumbuhan dan perkembangan akan sangat membantu dalam menyesuaikan proses belajar bagi anak dengan usia, kebutuhan, dan kondisi masing-masing, baik secara intelektual, emosional dan sosial.
Sebelum bicara lebih jauh, apa sih pendidikan anak usia dini? Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagianak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal.
Mengapa pendidikan anak usia dini itu sangat penting?
Berdasarkan hasil penelitian sekitar 50% kapabilitaas kecerdasan orang dewasa telah terjadi ketika anak berumur 4 tahun,8 0% telah terjadi perkembangan yang pesat tentang jaringan otak ketika anak berumur 8 tahun dan mencapai puncaknya ketika anak berumur 18 tahun, dan setelah itu walaupun dilakukan perbaikan nutrisi tidak akan berpengaruh terhadap perkembangan kognitif.
Hal ini berarti bahwa perkembangan yang terjadi dalam kurun waktu 4 tahun pertama sama besarnya dengan perkembangan yang terjadi pada kurun waktu 14 tahun berikutnya. Sehingga periode ini merupakan periode kritis bagi anak, dimana perkembangan yang diperoleh pada periode ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan periode berikutnya hingga masa dewasa. Sementara masa emas ini hanya datang sekali, sehingga apabila terlewatkan berarti habislah peluangnya.
Menurut Byrnes, pendidikan anak usia dini akan memberikan persiapan anak menghadapi masa-masa ke depannya, yang paling dekat adalah menghadapi masa sekolah. “Saat ini, beberapa taman kanak-kanak sudah meminta anak murid yang mau mendaftar di sana sudah bisa membaca dan berhitung. Di masa TK pun sudah mulai diajarkan kemampuan bersosialisasi dan problem solving. Karena kemampuan-kemampuan itu sudah bisa dibentuk sejak usia dini,” jelas Byrnes.
Selanjutnya menurut Byrnes, bahwa pendidikan anak usia dini itu penting, karena di usia inilah anak membentuk pendidikan yang paling bagus. Di usia inilah anak-anak harus membentuk kesiapan dirinya menghadapi masa sekolah dan masa depan. Investasi terbaik yang bisa Anda berikan untuk anak-anak adalah persiapan pendidikan mereka di usia dini.
Ada dua tujuan mengapa perlu diselenggarakan pendidikan anak usia dini, yaitu :
Tujuan utama: untuk membentuk anak yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan di masa dewasa.
Tujuan penyerta: untuk membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan belajar (akademik) di sekolah.
Singkatnya, pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio emosional (sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini.
Apa perbedaan anak yang mendapatkan pendidikan anak usia dini di lembaga yang berkualitas dengan anak yang tidak mendapatkan pendidikan anak usia dini ?
Menurut Byrnes (Peraih gelar Woman of the Year dari Vitasoy di Australia) di lembaga pendidikan anak usia dini yang bagus, anak-anak akan belajar menjadi pribadi yang mandiri, kuat bersosialisasi, percaya diri, punya rasa ingin tahu yang besar, bisa mengambil ide, mengembangkan ide, pergi ke sekolah lain dan siap belajar, cepat beradaptasi, dan semangat belajar.
Sementara, anak yang tidak mendapat pendidikan usia dini, akan lamban menerima sesuatu. Anak yang tidak mendapat pendidikan usia dini yang tepat, akan seperti mobil yang tidak bensinnya tiris. Anak-anak yang berpendidikan usia dini tepat memiliki bensin penuh, mesinnya akan langsung jalan begitu ia ada di tempat baru. Sementara anak yang tidak berpendidikan usia dini akan kesulitan memulai mesinnya, jadinya lamban.
Tidak bisa dipungkiri bahwa pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang sangat mendasar dan strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. Begitu pentingnya pendidikan ini tidak mengherankan apabila banyak negara menaruh perhatian yang sangat besar terhadap penyelenggaraan pendidikan ini hingga pemerintah Indonesia pun memberikan layanan pendidikan gratis hingga tingkat SMP.

Data lengkap PAUD silakan klik disini

SEKELUMIT PENDIDIKAN ISLAM DAN SOLUSINYA



SEKELUMIT PENDIDIKAN ISLAM DAN SOLUSINYA

    A.    Pentingnya Pendidikan Dalam Kehidupan Manusia
Batasan tentang pendidikan yang dibuat oleh para ahli beraneka ragam, dan kandungannya berbeda yang satu dari yang lain. Perbedaan tersebut mungkin karena orientasinya, konsep dasar yang digunakan, aspek yang menjadi tekanan, atau karena falsafah yang melandasinya. Maka dari itu ada beberapa hal mengapa pendidikan sangat penting bagi kehidupan manusia, yaitu antara lain :
a.       Pendidikan sebagai Proses transformasi Budaya
b.      Pendidikan sebagai Proses Pembentukan Pribadi
c.       Pendidikan sebagai Penyiapan Tenaga Kerja
d.      Pendidikan sebagai Proses Penyiapan Warganegara

    B.     Pendidikan Menururt Al-Qur’an dan Hadits

·         Al-alaq 1-5
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ ١
1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan,

خَلَقَ الإنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ ٢
2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

اقْرَأْ وَرَبُّكَ الأكْرَمُ ٣
3. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah,

الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ ٤
4. yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam


عَلَّمَ الإنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ ٥
5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

·         Al-Hadits
أُطلُبُ العِلمِ فَرِيضةٌ على كل مُسلمٍ والمسلمةٍ
Artinya:
Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim laki-laki dan muslim perempuaan (al-Hadits)

·         Menurur perundang-undangan
Undang-undang No. 20 Tahun 2003
    C.    Pengaruh Pendidikan Agama Di Era Globalisasi
Pendidikan agama saat ini kurang diminati oleh mayoritas pelajar. Kebanyakan dari mereka lebih memilih pendidikan umum karena pengaruh perkembangan zaman yang menyorot kepada semua kecanggihan dan kemajuan IT, salain perkembangan teknologi pun, globalisasi mempengaruhi hubungan antar manusia, organisasi-organisasi social dan akhlaq manusianya.
Bila dianalisis lebih lanjut, perubahan yang terjadi akan mabawa dampak positif dan negative terhadap agama, bangsa dan Negara terutama dalam bidang pendidikannya. Melihat begitu banyak kemadlorotan  dari pada perkembangan yang terjadi saat ini, maka peran pendidikan islam di era globalisasi ini sangatlah penting karena bisa menindak lanjuti masalah seperti ini.
Indonesia mempunyai sumber hukum pancasila dan UUD 1945 tidak seperti Negara Saudi Arabia yang berlandaskan hukum al-qur’an dan Hadits, sehingga Indonesia belum bias dikatakan Negara yang islami, maka dari itu dapat dimaklumi apabila masyarakatnya masih banyak yang tidak sejalan dengan ajaran agama karena agama yang berbeda-beda ataupun orang islam yang terpengaruh oleh budaya westernisasi yang kebanyakan menyimpang dari norma agama seperti perlaku, model / gaya hidup,dll. Sehingga dapat menggoyahkan pendirian mereka seiring perkembangan zaman dan berjalannya waktu.
Peran pendidikan agama di era globalisasi ini mempunyai beberapa macam, diantaranya :
1.      Sebagai bentuk jalan yang benar. Tanpa adanya agama, manusia tidak mempunyai pendirian yang teguh dan tidak mempunyai aturan. Karena agama merupakan sebuah kepercayaan yang harus dianut seorang untuk menentukan arah dan tujuan hidup mereka.
2.      Menciptakan budi pekerti yang luhur, dengan adanya akhlaqul karimah, maka hubnungan manusia satu dengan yahng lainnya akan terjalin dengan baik. Berbudi pekerti luhur juga telah dicontohkan oleh Nabi Muhammmad SAW.
Allah berfirman dalam Q.S Al-Ahzab ayat 21 yang berbunyi :
ôs)©9 tb%x. öNä3s9 Îû ÉAqßu «!$# îouqóé& ×puZ|¡ym `yJÏj9 tb%x. (#qã_ötƒ ©!$# tPöquø9$#ur tÅzFy$# tx.sŒur ©!$# #ZŽÏVx. ÇËÊÈ  

21. Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah.
3.      Dapat memanfaatkan kekuatan teknologi sebagaimana mestinya, teknologi adalah segalanya bagi kita, dengan teknologi kita bias melepaskan sebagian permasalahan yang ada di nunia tentunya atas dasar aturan agama.
4.      untuk menjadikan filter bagi kebudayaan asing malalui nilai-nilai dan norma yang ada. Semua pikiran, perilaku, budaya serta norma-norma kita tidak harus berkiblat kepada mereka walaupun perubahan-perubahan itu juga dari negara asing. Resiko bila tidak mengikuti trend, bisa dikatakan “ ndeso”, “kampungan”, tetapi kenyataannya tradisi dan kebudayaan yang berasal dari negara asiing tidak sesuai  dengan ajaran agama islam. Seperti, berpakaian  yang mengundang syahwat, minum-minuman yang beralkohol,dll. Alanglkah baiknya bila kita meniru yang baik saja dan meninggalkan yang jelek.
Seperti yang telah dijalskan oleh sepenggal hadits “al-muhafadhotu ‘ala qodimis sholih wal akhdzu bil jadidil ashlah” memelihara tradisi lama yang baik dan mengambil tradisi baru yang lebih baik.
5.      Menghormati dan mengakui agama lain yang biasa disebut dengan pluralisme agama, menghormati perbedaan pendapat harus kita terima, karena akan menjalin ikatan yang baik antar umat dan bila tidak terjalin  hubungan baik maka tujuan negara tidak akan tercapai yakni terciptanya perdamaian abadi antar Negara.  Oleh karena itu, agar tercapai tujuan dari negara kita dituntut untuk toleransi terhadap agam lain.
Dari kelima peran tadi, dapat dsimpulkan bahwa pendidikan agama islam bisa dijadikan tolak ukur untuk mengubah kesan negatif pada zaman modern yang mengorak-abrik moral bangsa dan apabila pendidikan agama islam ini benar-benar di pelajari lebih mendalam lagi dan diamalkannya  maka akan memberikan kesan positif bagi negara dan agama islam. Serta menjadikan anak -anak penerus bangsa yang  brintelektual tinggi dan berakhlaq mulia tanpa mencemaskan situasi dan kondisi yang memburuk. Selain itu, negara lain akan tertarik dengan bentuk- bentuk kita dalam menyikapi problem tantangan global, dan akan mengikiti apa yang telah dilakukan oleh negara kita.
Oleh karenanya, negara harus ditata sedemikian rupa agar tidak terkalahkan oleh tantangan zaman modern. kemudian tumbuhkanlah semangat anak-anak bangsa dan janganlah berputus asa untuk mendapatkan yang terbaik bagi negara.
    D.    Lembaga Pendidikan Islam
Sekarang banyak lembaga pendidikan Islam yang menyelenggarakan pendidikan formal dan non-formal lengkap dengan ilmu umumnya tapi kurang memperhatikan sebagian aspek dari sekian banyak aspek yang harusnya menjadi “garapan” mahasiswa dan dosen, karena dampak globalisasi tersebut.
Saudara/I dan kawan-kawan jangan bingung untuk menempa ilmu agama, Insya Allah Darussalam bisa menjawab segalanya !!!
ia, Lembaga Pendidikan Agama Islam “Pondok Pesantren Darussalam” solusinya, yang menyediakan pendidikan formal sampai non formal, beberapa produknya adalah Institut Agama Islam Darussalam Ciamis 
(IAID), MAN Darussalam, MTs Darussalam dan 

 1. IAID
Institut Agama Islam Darussalam adalah perguruan tinggi agama islam yang menggabungkan antara pendidikan akademik dengan pendidikan kepesanrtenan. PTAI yang lahir pada tanggal 1 Juni 1970 ini sejak lama dipercaya oleh pemerintah dan masyarakat untuk mendidik calon-calon sajana, ulama-cendikia yang memiliki visi keislaman, keilmuan, kebangsaan dan kemasyarakatan. Kepercayaan itu dibuktikan dengan jumlah ribuan alumni yang terbesar hamper diseluruh pelosok negeri.
IAID memiliki 3 program studi diantaranya :
         1  .      Fakultas Syari’ah (S-1)
a.       Ahwal Al-Syakhsyah
b.      Ekonomi Syari’ah
         2  .      Fakultas Tarbiyah (S-2)
a.       Pendidikan Agama Islam
b.      PGMI
c.       PGRA
         3.      Program Pascasarjana (S-2)
a.       Pendidikan Agama Islam
b.      Manajemen Pendidikan Islam
c.       Supervisi Pendidikan Islam
Disamping itu, IAID punya keunggulan, diantaranya :
       1.      Terakreditasi BAN-PT
       2.      Jurnal Ilmiah Terakreditasi Dirjen Dikti
       3.      Biaya terjangkau
       4.      Lokasi Kampus Yang Strategis
       5.      Dosen Yang Berpengalaman (magister & doktor)
       6.      Lulus Tepat Waktu
       7.      Digital Library
       8.      Ruang Kuliah AC-LCD-ICT
       9.      Lab. Computer
     10.  Lab. Bahasa
     11.  Hot Spot Area
     12.  Pengajian Kitab Kuning
     13.  Program Mahad Aly
     14.  Beasiswa Berprestasi
     15.  Organisasi Kemahasiswaan
     16.  Inkubasi Bisnis (Inbis)

E.    Dokumentasi

Bangunan Dalam Kampus (Ruang Perkuliahan)


 Ruang Perkuliahan Mahasiswa IAID


Pondok Pesantren / Asrama Darussalam
 Gedung Serbaguna Darussalam "Nadwatul Ummah"

Kunjungan Kerja Anies Baswedan (Mendikbud)
Kegiatan Prosesi Wisuda Sarjana
Kegiatan TAMADA (Ta'aruf Mahasiswa Darussalam)
Grup Tari Saman IAID Ciamis
Studi Banding Pascasarjana IAID ke Malaysia

Kegiatan Organisasi Kemahasiswaan
Brosur IAID Hasil Karya Siti Nurajizah
  
Untuk informasi lebih lengkap terkait Institut Agama Islam Darussalam klik disini

2. MAN DARUSSALAM
a. Sejarah

Pada tahun 1967 mulai dirintis penyelenggaraan sistem pendidikan formal dengan mengadaptasi model klasikal, dan sampai saat ini semua jenjang pendidikan dari mulai Taman Kanak-kanak (TK) atau Raudlatul Athfal (RA) telah berdiri hingga Perguruan Tinggi.
Lembaga pendidikan formal pertama yang didirikan oleh Pesantren Darussalam Ciamis adalah Raudhlatul Athfal (RA) pada tahun 1967, kemudian pada tahun 1968 berdiri Madrasah Ibtidaiyah (MI) setingkat SD, dan Madrasah Tsanawiyah (setingkat SMP) berdiri pada tahun 1969. Kemudian pada tahun 1969 berdiri Madrasah Aliyah Agama Islam Negeri (MAAIN) yang semula merupakan Madrasah Aliyah Swasta Darussalam Kabupaten Ciamis berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI No. 62 Tahun 1969 pada tangal 2 Djuli tahun 1969. Dan dalam konsideran SK Menteri Agama tersebut dinyatakan bahwa selama Anggaran Belanja Departemen Agama untuk keperluan tersebut tidak mencukupinya, maka biaya pembinaan selanjutnya dibebankan kepada Pengasuh Pesantren Darussalam Ciamis.
Dalam perjalanannya yang telah mencapai usia 41 tahun ini, MAN Darussalam Ciamis berkomitmen pada aturan yang berlaku yang kemudian dikembangkan dengan arah kebijakan madrasah serta pendayagunaan potensi tenaga edukatif, tenaga administratif serta fasilitas sarana yang ada di MAN Darussalam Ciamis. Kondisi demikian tentu akan menunjukan jati dirinya dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas. Hal ini dapat dibuktikan dengan berbagai keberhasilan yang dicapai peserta didik.
Demikian pula sebagai arah timbal balik hubungan madrasah dengan masyarakat, MAN Darussalam Ciamis telah menunjukkan perhatian serta kepercayaan masyarakat yang semakin positif. Hal ini pun dapat dibuktikan dengan peminat siswa dari tahun ke tahun yang terus meningkat sehingga dalam penerimaan siswa baru diadakan seleksi melalui batasan nilai (hasil Ujian Nasional dan tes khusus).
Kendatipun demikian, sebagai suatu proses usaha pendidikan yang menghadapi berbagai heteroginitas dalam komponen-komponennya, maka tidak menutup mata terhadap berbagai kekurangan yang perlu disempurnakan. Oleh karena itu dalam mengoperasionalkan usaha pendidikan pada MAN Darussalam Ciamis, secara berkesinambungan pimpinan madrasah serta seluruh mitra kerjanya senantiasa berfikir inovatif dan prosfektif menuju pendidikan yang bermutu.
Dalam perjalannya sampai sekarang, Alhamdulillah MAN Darussalam Ciamis telah mampu melengkapi dirinya dengan sarana dan prasarana yang tidak kalah dari sekolah lainnya, demi mendukung pengembangan keilmuan yang diharapkan seluruh pihak, misalnya laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang mencakup Laboratorium Fisika, Kimia, dan Bilogi. Selain itu dilengkapi pula dengan Laboratorium Bahasa dan Laboratorium Komputer.
Demikian pula dengan unsur pendidiknya, MAN Darussalam Ciamis terus berusaha menjalin kerjasama baik dengan sesama pendidik dalam negeri maupun dengan para pendidik dari mancanegara, khususnya dari Asia dan Amerika, juga para siswanya pernah diikutsertakan dalam program pertemuan pelajar ke Jepang, dan guru ke Amerika Serikat (AS).
Disamping itu, MAN Darussalam Ciamis tetap berpegang teguh pada prinsip utama yaitu mencetak manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) tanpa melupakan keimanan dan ketaqwaan (Imtak).
Kegiatan keagamaan sesuai ciri Madrasah terus dikembangkan sehingga cita-cita tersebut bisa tercapai.
Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan di MAN Darussalam Ciamis dapat tercapai apabila proses pembelajaran mampu membentuk pola prilaku peserta didik sesuai dengan tujuan pendidikan, serta dapat dievaluasi melalui pengukuran dengan menggunakan tes dan non tes. Proses pembelajaran akan efektif apabila dilakukan melalui persiapan yang matang dan terencana dengan baik supaya dapat memenuhi.
Adapun para Kepala yang pernah memimpin/bertugas di MAN Darussalam Ciamis adalah sebagai berikut:
  1. KH. Ibrahim Ahmad (1969 – 1994)
  2. Drs. H. Wahyudin, M. Pd. (1994 – 2004)
  3. Dra. Hj. Eulis Fadilah Jauhar Nafisah, M. Pd. I (2004 – 2010)
  4. Drs. Tatang Ibrahim, M. Pd (2010 – 2012)
  5. Dra. Hj. Eulis Fadilah Jauhar Nafisah, M. Pd. I (2012 – sekarang
b. Visi, Misi dan Tujuan 
       Visi
          Terwujudnya Madrasah yang unggul dalam kepemimpinan dan pengajaran berbasis pesantren dan berwawasan global
       Misi
  1. Mengupayakan terwujudnya sistem penjaminan mutu madrasah bertaraf internasional yang ditujukan untuk kepentingan bangsa dan negara
  2. Menciptakan suasana kondusif dalam mewujudkan peserta didik yang berprestasi, cerdas, trampil, kreatif dan produktif
  3. Menumbuhkan dan mengembangkan minat dan motivasi peserta didik
  4. mengembangkan layanan propesional dan manajemen yang terbuka
  5. menyebarkan semangat keteladanan, demokrasi, toleransi dan berpikir positif
       Tujuan
  1. Menciptakan peserta yang menjunjung tinggi dalam memiliki keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
  2. Menciptakan peserta didik yang menjunjung tinggi dan memiliki kemandirian dalam bersikap, bertindak dan berfikir akhlakul karimah
  3. Mewujudkan suasana kondusip bagi proses pembelajaran
  4. Menyediakan sarana dan media pembelajaran yang efektif dan inofatif
  5. Membangun tenaga kependidikan agar terwujud suasana pembelajaran yang kondusif, efektif dan inopatif
  6. Mendorong tumbuhnya motivasi berprestasi yang tinggi dikalangan peserta didik
  7. Mengimplementasikan KTSP dan budaya komperatif
c. Tenaga Pendidik dan Kependidikan
MAN Darussalam mempunyai tenaga pendidik dan kependidikan yang ahli dalam bidangnya, diantaranya 41 pendidik, 12 tenaga kependidikan

d. Jurusan / Program
   1. Keagamaan
      Program Unggulan ini membentuk siswa agar berkompetensi dalam menguasai ilmu-ilmu keislaman yang bersumber langsung pada kitab-kitab Turats dan Modern, dan berkomunikasi Arab/Inggris secara aktif. Program ini didukung dengan tutorial dan Tahfidz al-Qur’an, serta pembelajaran berbasis ICT.
   2. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
      Program ini mengembangkan lifeskill peserta didik dengan berbagai kegiatan diantaranya : budidaya tanaman hias, praktek biologi dan kesehatan serta apotik hidup, kimia, fisika dan matematika.
   3. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
      Program ini memberikan bekal kepada peserta didik untuk memiliki wawasan wirausaha dan berjiwa mandiri yang didukung dengan kegiatan koperasi siswa, bazaar, pelatihan komputer akuntansi dan ekonomi syari’ah.

e. Fasilitas
o
Jenis Bangunan
Jumlah s/d
TA 2013
Jumlah
TA 2014
Jumlah
Jumlah Kebutuhan
Kekurangan
R.Baru
Rehab
1
R. Kelas
20
-
20
-
-
-
2
R. Kepala
-
1
1
-
1
-
3
R. Kantor (TU)
-
1
1
1
1
-
4
R. Guru
-
1
1
1
1
-
5
R. Laboratorium
3
-
3
-
-
1
6
R. Perpustakaan
1
-
1
-
-
-
7
R. Komputer
1
-
1
1
1
-
8
R. Serbaguna
1
-
1
-
-
-
9
R. Keterampilan
-
-
-
1
1
-
10
Toilet/WC
10
-
10
10
10
-
11
R. OSIS
-
-
-
1
1
-
12
R. UKS
-
-
-
1
1
-
13
Musholla/Masjid
-
-
-
1
1
-
14
Kantin
1
-
1
-
-
-
15
Asrama
5
-
5
8
-
-
16
Mess
2
-
2
2
-
-

 untuk informasi lebih lanjutnya silahkan kunjungi MAN Darussalam Ciamis

3. MTs DARUSSALAM
a. Visi dan Misi
Visi :
Memiliki Keunggulan Keperibadian dan Jiwa Kepemimpinan secara Kaaffah

Misi
- Membangun keterampilan berbahasa asing.
- Membangun motivasi dan bakat individual.
- Meningkatkan keterampilan memimpin.
- Menanamkan nilai spiritualitas dalam sistem pembelajaran.
- Membentuk pribadi-pribadi unggulan melalui keimanan, ilmu,
  dan amal shaleh.
- Memiliki Madrasah Unggulan.

b. Program dan Kurikulum Pendidikan 
1. Program Reguler : Kelas Program Reguler merupakan program pendidikan yang berorientasi pada kompetensi siswa dengan tujuan mendidik siswa Madrasah Tsanawiyah Al-Fadliliyah Darussalam agar mampu memahami dan mengaplikasi ilmu-ilmu agama dan ilmu-ilmu pengetahuan umum  (eksakta) serta memiliki keunggulan al-akhlak al-karimah sebagai jawaban atas tuntutan zaman. 
Kurikulum yang diterapkan diarahkan pada pemberian pengalaman belajar yang berorientasi pada kompetensi yang telah ditetapkan. Muatan kurikulum tersebut terdiri dari : 
a. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Kemendikbud dan Kemenag yang meliputi seluruh mata pelajaran yang diatur dalam kurikulum tersebut. 
b. Kurikulum lokal yang meliputi seluruh mata pelajaran berdasarkan kurikulum Madrasah yang disesuaikan dengan program pendidikan yang ada di Madrasah Tsanawiyah Al-Fadliliyah Darussalam yang berbasis pesantren, serta kurikulum keterampilan fungsional seperti keterampilan komputer dan bahasa asing. 
2. Program Bilingual : Kelas Program Bilingual (selanjutnya disingkat 'KPB') ini dimaksudkan sebagai suatu wahana penggemblengan siswa dan siswi Madrasah Tsanawiyah Al-Fadliliyah Darussalam dengan memiliki kemampuan di atas rata-rata yang perlu pengembangan lebih luas dan memiliki kecakapan dalam berbahasa Arab dan Inggris, sehingga mampu menjadi out come (lulusan) yang dapat di andalkan baik dari segi kemampuan Intelektual (IQ), kemampuan emosional (EQ) maupun kemampuan spiritual (SQ)-nya.
Program KPB menuntut kepada para siswa yang menjadi anggota kelasnya mampu mempertahankan citra almamater Madrasah Tsanawiyah Al-Fadliliyah Darussalam yang dapat diperhitungkan oleh sekolah-sekolah lanjutan tingkat menengah atas, karena disamping memiliki keunggulan agama juga memiliki keunggulan dalam bidang keilmuan, keterampilan dan al-Akhlak al-Karimah. 
Kurikulum yang diterapkan untuk KPB terbagi menjadi dua : 
a. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Kemendikbud dan Kemenag dengan bahasa pengantar dalam pembelajaran menggunakan Bahasa Arab/Bahasa Inggris. 
b. Kurikulum lokal sebagai ciri khusus KPB ini adalah Hafalan al-Qur'an dan Muhadharah dengan bilingual (Bahasa Arab/Bahasa Inggris). 
Kurikulum KTSP dan kurikulum lokal disampaikan untuk mencapai standar out come KPB, yaitu : 
1. Beriman, bertakwa dan berakhlak mulia. 
2. Diterima di SMA/MA Unggulan. 
3. Mampu berkomunikasi dengan berbahasa Arab dan bahasa Inggris. 
4. Memiliki hafalan al-Qur'an minimal 3 juz. 
5. Mendapatkan nilai SKHUN yang memuaskan.

c. Dokumentasi Kegiatan
Dewan Guru (Putra)
 Dewan Guru (Putri)



 Para siswa sedang kegiatan PBM

Kegiatan Pramuka
 
 Kegiatan Paskibra
 
Studu Tour ke Singapura
d. Pendidik dan Staff
MTs Darussalam memiliki 20 pendidik dan 3 staf yang ahli pada bidangnya,
 

untuk informasi lebih lanjut terkait dengan MTs Darussalam, silakan kawan-kawan untuk masuk ke MTs Darussalam Ciamis

By :
Free Blog Templates